• This is Slide 1 Title

    This is slide 1 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 2 Title

    This is slide 2 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

  • This is Slide 3 Title

    This is slide 3 description. Go to Edit HTML and replace these sentences with your own words. This is a Blogger template by Lasantha - PremiumBloggerTemplates.com...

Thursday, June 30, 2016

Taukah Anda , Kenapa Foto Jaman Dahulu Sering Di Jumpai Wajah Tegang , Ini Alasannya

BLIAD_Sering dijumpai gaya berfoto yang dilakukan orang-orang zaman dahulu yang cenderung tegang dan tidak mau senyum sedikit pun serta selalu menutup bibirnya. Ternyata hal ini tidak hanya dipengaruhi budaya zaman dahulu yang cenderung kaku, namun berbagai faktor lain juga membuat mereka pelit senyum saat difoto.

Mulai dari alasan kesehatan hingga aturan yang sengaja dibuat berisi larangan berfoto dengan senyuman. Hal inilah yang membuat dokumentasi foto-foto lama nyaris sama, yakni tidak pernah menunjukan simpul tawa. Selain alasan tersebut, enam hal berikut ini juga menjadi alasan orang zaman dulu tidak mau tersenyum saat difoto.

1. Gigi yang Rusak
Alasan utama orang zaman dahulu tidak mau tersenyum ketika berfoto adalah masalah kesehatan. Pada saat itu, mereka tidak mau memperlihatkan gigi mereka yang rusak. Gigi yang rusak tersebut harus dicabut, karena tidak ada gigi patah yang bisa diperbaiki kecuali dicabut. Jadi mengatupkan mulut adalah satu-satunya cara untuk menutupi kekurangan tersebut.

2. Dianggap Tidak Sopan
Adat orang pada zaman dahulu terlebih lagi kaum bangsawan tidak diperbolehkan untuk tersenyum atau memperlihatkan gigi ketika berfoto karena dinilai tidak sopan. Khusus untuk kaum bangsawan, image di lingkungan kerajaan sangat kental serta harus menjaga sopan santun dan perilaku.
Hal itulah yang membuat mulut mereka tertutup rapat saat difoto. Selain itu, senyuman itu hanya ditemui pada anak-anak, orang misikin yang tidak berpendidikan serta para pemabuk. Menurut mereka tersenyum saat berfoto sering dikaitkan dengan orang yang bodoh dan konyol.

3. Kamera yang Belum Canggih
Kamera yang ada di zaman dahulu tidak secanggih saat ini. Orang zaman dahulu memerlukan waktu beberapa puluh menit hanya untuk mengambil satu jepretan saja. Hal tersebut membuat mereka terlalu lelah menunggu hingga hanya memperlihatkan wajah datar saat berfoto. Lalu, pada tahun 1837, Louis Jacques Mande Daguerre yang berkebangsaan Prancis menemukan teknik fotografi yang ia namakan Daguerreotype.

Dua tahun kemudian, dirinya memperkenalkan format fotografi baru, yang memungkinkan untuk pengambilan gambar berlangsung sekitar 60 sampai dengan 90 detik. Kendati demikian, tetap saja prosesnya masih melelahkan untuk menahan pose tawa selama waktu tersebut.

4. Dianggap Ribet dan Tidak Beretika
Sekitar tahun 1870-an, pengambilan foto hanyalah pada momen-momen tertentu saja. Pada momen istimewa tersebut mereka berfoto dan mencakup banyak orang sekaligus. Proses yang cukup ribet dalam pengambilan foto tersebutlah yang membuat mereka enggan tersenyum. Selain karena tersenyum itu dianggap tidak beretika.

5. Tidak Ingin Merusak Hasil Foto
Ketika itu, proses pengambilan foto merupakan pengalaman paling langka. Tidak hanya itu, biaya untuk berfoto kala itu terbilang mahal. Bisa jadi orang hanya berfoto sekali seumur hidupnya pada acara besar keluarga.
Pemotretan itu dilakukan di dalam studio yang kemungkinan besar tidak bisa dilakukan oleh orang-orang tak berpunya. Itulah yang menyebabkan mereka tidak ingin merusak hasil foto mereka dengan tersenyum.

6. Kondisi Lingkungan yang Menyedihkan
Pengaruh kondisi masyarakat juga menjadi alasan mengapa orang zaman dahulu tidak mau tersenyum saat difoto. Pada masa itu, banyak terjadi perang dan penjajahan yang pada akhirnya membuat mereka susah tersenyum.

Itulah 6 alasan orang zaman dahulu tidak tersenyum saat di foto. Namun, seiring berjalannya waktu kebiasaan tersebut akhirnya hilang dan digantikan dengan gaya foto yang beraneka ragam.

(S tempoe doeloe)
(Foto : Afscheid van hoofdredacteur P. Brooshooft van De Locomotief te Semarang KITLV)

Bukit Nanggi - Lombok

Bukit Nanggi ini berada di kawasan bagian timur lingkungan Geopark Nasional Gunung Rinjani, tepatnya di Desa Sembalun Bumbung Kecamatan Sembalun Kabupaten Lombok Timur. Merupakan Bukit tertinggi yang ada di Sembalun dengan ketinggian 2.300 mdpl.

Mendaki bukit ini berjalan kaki dengan jarak tempuh sekitar 4 jam pendakian. Tidak Jauh berbeda dengan bukit lainnya, Nanggi menyuguhkan pemandangan yang indah. Dari punggung bukit ini dapat disaksikan indahnya Gunung Rinjani dan view Sembalun menjadi objek perhatian yang mampu menyegarkan hati dan pikiran.

Bukan itu saja, bahkan dari atas bukit ini pengunjung bisa menyaksikan juga nun di kejauhan sana Gunung Tambora nampak anggun sebagai ikon pulau Sumbawa, juga terlihat desa-desa yang ada dikawasan Kecamatan Sambelia, Pringgabaya, Suela dan sekitarnya.

(1) Rute perjalanan menuju Bukit Nanggi dan bukit-bukit lainnya yang ada di Desa Sembalun dari Kota Mataram ditempuh melalui jalur Bertais – Masbagik – Aikmel – Suela – Sembalun dengan kendaraaan roda empat sekitar 1,5 sampai 2 jam.

Sesampai di Sembalun lanjutkan ke Sembalun Bumbung setelah itu perjalanan diteruskan dengan berjalan kaki. Walaupn sudah banyak pengunjung lokal dan mancanegara yang mendatangi bukti ini, namun akses jalan menuju kesana tidak seindah pemandangan yang akan diperoleh dari puncak bukit, alias jalannya masih relatif sulit.

Apalagi bagi pendaki pemula, maka pendakian bisa jadi lebih lama daripada pendaki yang sudah terbiasa. Lebih-lebih pada musim hujan, banyak ruas-ruas jalan yang licin, oleh karena itu menuju bukit ini pada musim panas akan terasa lebih nyaman.

Mendaki selama 4 jam baru bisa dilakukan bila jalan yang dilalui mulus dan ada orang sebagai penunjuk jalan yang biasa melaluinya. Jika tidak, maka bisa memakan waktu sampai 6 jam lebih, apalagi jika sering beristirahat semabri menikmati berbagai keindahan di sepanjang jalan, seperti hamparan hutan, padang savana, dan juga ada Air Terjun Banjer.

Berbeda dengan mendaki bukit-bukit rendah, maka pendakian ke Bukit Nanggi membutuhkan stamina ekstra. Itulah sebabnya sehingga pendaki bukit ini tidak sebanyak pendaki Bukit Pergasingan, Bukit Selong atau Bukit Bao.

Namun ketika sudah sampai di puncak bukit ini, rasa lelah dan gerah selama 4-5 jam perjalanan mulai sirna. Suguhan pemandangan indah dapat membuyarkan segala rasa letih dan pengunjung menjadi lupa bagaimana sulitnya ketika mendaki. Sebab ketika melayangkan pandangan ke sebelah utara barat, sungguh sebuah panorama menakjubkan terlihat dari sana.

Semburat warna matahari yang akan meninggalkan langit biru untuk bersembunyi dalam peraduannya memantulkan rasa kagum pada setiap pengunjung yang melihatnya. Begitulah suasana pada sore hari ketika temaram cahaya matahari secara perlahan-lahan di telan oleh keperkasaan Gunung Rinjani,

Kesempurnaan keindahan sunset yang sulit dicari bandingannya di tempat lain. Tetapi bagi yang tidak terbiasa dengan cuaca dingin bersiap-siaplah untuk tidak merasa nyaman, karena Desa Sembalun dikenal sebagai tempat yang cukup dingin. Namun di depan penghangat badan, cuaca malam di puncak Bukit Nanggi akan semakin bersahabat dan dapat dinikmati dengan damai. Ini pun tentu kalau pengunjung bermaksud menyempatkan diri menginap disana.

(2) Ketika pagi-pagi buta, bersiaplah untuk menikmati segala keindahan yang dijanjikan oleh Bukit Nanggi. Pengunjung tentu tidak akan lupa menyaksikan saat-saat matahari memulai tugasnya menyinari dunia. Sebuah sunrise yang sangat mengagumkan.

Secara perlahan matahari muncul dari balik gunung-gunung yang ada di Pulau Sumbawa, untuk selanjutnya menyinari lautan yang membentang. Satu persatu pandangan menyapu ke sekeliling, menyaksikan view desa-desa tetangga Kecamatan Sembalun, sebelah timur, selatan dan barat. Mulai dari ujung timur Kecamatan Sambelia nampak berjejer perkampungan-perkampungan penduduk.  Demikian pula menyambung Kecamatan Pringgabaya, Suela dan Wanasaba.

Dari puncak Bukit Nanggi juga dapat disaksikan keindahan Gunung Rinjani yang nampak berbeda, karena tinggi Gunung Rinjani tidak seperti ketika dilihat dari kaki bukit.

(Mount rinjani lombok)

Sunday, June 26, 2016

Di Temukan Kerangka Mrs X Di Gunung Slegok - Kulon Progo

Ditemukan Kerangka manusia di Gunung Slegok Pedukuhan Penggung Rt 67/24 Giripurwo Girimulyo Kulonprogo
kronologis Pada hari Sabtu saudara Suparno 60 th .Agama Islam pekerjaan Tani alamat Penggung Giripurwo sewaktu ke kebun miliknya untuk mencari rumput dan melihat kayu jatinya tiba2 melihat kerangka manusia kemudian saksi pulang memberitaukan kpd  adiknya yang bernama Tarmidi 50 tahun agama Islam pekerjaan Tani, alamat sama. Kemudian saudara Tarmidi Melaporkan penemuan tersebut kepada pak dukuh Sdra Paijan pukul 20.00wib. kemudian pak Dukuh Paijan melaporkan ke kantor polsek Girimulyo pada Hari Minggu 26 Juni 2016 pukul 07.00 wib Kemudian Jajaran Polsek dan bhabin KTM dipimpin Kapolsek Girimulyo mendatangi TKP / melakukan TP Tkp dan bersama2 Ka Puskesmas Girimulyo 1  dan Tim Inafis Res Klp serta PMi Klp lakukan olah TKP dan evakuasi korban.
Berkaitan tsb di atas mohon disebarkan kpd warga
1. Apakah ada keluarga perempuan yg hilang
2. Rambut hitam putih sdh beruban
3. Sudah berumur / agak tua.
4. Baju yg terakhir dipakai : Baju kebayak orang tua perempuan lengan panjang berwrna pink dan juga baku kain lengan panjang warna biru serta mengenakan rok cokelat pramuka SMA dgn ikat pinggang dari bekas ban dalam warna hitam
5. Dilengan kanan mengenakan gelang karet warna kuning putih 5 biji dan 1 biji pengikat rambut warna orange kombinasi hitam
6.Untuk sementara identitas Kerangka belum di ketahui umurnya jenis kelamin diduga perempuan.
7. kerangka dievakuasi dan di bawa ke RSUD Wates sedangkan Pakaian korban dibawa ke Polres untuk penanganan oleh Sat Reskrim Polres Klp

Demikian atas bantuan menyebarkan informasi ini kpd tetangga handaitolan teman kerabat yg merasa kehilangan dgn ciri2 tsb di atas . terima kasih

(Maryadi)
(Foto :  ilustrasi)

Goa Barat - Kebumen

Bisa merasakan & menikmati keragaman yg tersimpan di dlm kegelapan goa yg tidak banyak orang yang bisa menemukan apalagi menikmatinya.

untuk menikmati itu semua, terkadang kita harus turun di kedalaman puluhan meter Perut bumi, merangkak, lorong yang sempit, menyusuri sungai, memanjat dinding goa, bahkan berenang menyeberangi sungai bawah tanah yang sangat jernih
berbekal penerang di dalam goa, kita bisa melihat dengan sekilas berbagai macam keindahan yang tersembunyi di kegelapan, salah satunya Air terjun dlm goa dngn tinggi kurang lebih 32 meter.

Bermacam stalagmit & stalagtit yg terbentuk berjuta- juta tahun yang lalu. Keindahan yang tidak semua orang bisa menikmati

(Lee Jhun)

Friday, June 24, 2016

Catatan Kelam Gunung Kerinci dan Rinjani

Gunung kerinci

gunung kerinci 3.806 Mdpl terletak di Koordinat1°41′48″LU 101°15′56″BT / 1,69667°LS 101,26556°BT jambi - sumatra -  indonesia ,Sejak 1983, setahu saya sudah ada delapan pendaki yang hilang dan tewas di Gunung Kerinci, Korban pertama adalah Adi Permana. Dia terjun bebas ke jurang, dan baru berhasil ditemukan tim SAR dalam kondisi sudah meninggal.

Setelah itu, pada 1991 seorang pendaki bernama Yuda Shantika, juga dinyatakan hilang. Hingga saat ini, jenazahnya tidak berhasil ditemukan, meskipun ratusan tim SAR sudah berupaya melakukan pencarian.

Pada 1997 Gunung Kerinci kembali membuktikan keganasannya. Dua pendaki yakni Dadang dan Nanang juga dinyatakan hilang. Ratusan personel TNI saat itu ikut diterjunkan melakukan pencarian. Namun hasilnya tetap nihil, hingga saat ini mereka menghilang tanpa meninggalkan jejak.

Setahun kemudian, seorang pendaki asing asal Swis, juga hilang di puncak Kerinci. Lagi-lagi jenazahnya tidak berhasil ditemukan, meski tim SAR sudah meminta bantuan orang pintar untuk mencari survivor,

Setelah itu, pada 2003, tiga pendaki asal jakarta Utara, Wiwin, Tedi, dan Aloysius, juga hilang. Ketiga pendaki tersebut berhasil ditemukan, namun sayang kondisinya sudah menjadi mayat. Dengan bersusah payah tim SAR melakukan evakuasi, sehingga ketiganya berhasil di bawa ke jakarta utara

Terakhir, korban keganasan alam di Gunung Kerinci, bernama Setiawan Maulana (22), pendaki asal Bekasi , namun belum ada hasil hingga saat ini

Gunung rinjani

Gunung rinjani terletak di pulau lombok ganasnya gunung ini merenggut banyak korban di antaranya pada 2007 , 7 pendaki asal lombok Di antara jenazah ditemukan 3 identitas, antara lain Anwar Sadat, seorang mahasiswa dari Lokon Mujur, Lombok Tengah. Kemudian Hairul Antoni dari Dasan Baru, Aikmel, SDN 4 Lokokbunut, dan ada kartu penduduk atas nama Haji Abdullah dari Gili Gede, Sekotong Barat, Lombok Barat.

Pada juni 2010 Seorang warga negara Italia Federica Frovera, 27 tahun, pendaki gunung Rinjani tewas terjatuh dari tebing ke dalam jurang sedalam 80 meter, Senin (28/6) sore. Peristiwa itu terjadi ketika Federica bersama teman prianya, Guillome Antonilo, 30 usai melihat danau Segara Anak yang berada di bawah puncak Rinjani

Pada agustus 2014 Mario Alpanso Rodriguez (26), seorang pendaki asal Republik Dominika, ditemukan tewas di sekitar pos 2 karena terjatuh di Gunung Rinjani.

Rian Hadi (25th) pemuda asal Dusun Tauk Kabut Masbagik Utara Lombok timur adalah ketua dari 14 rombongan pemuda pecinta alam dari berbagai daerah yang melakukan pendakian melalui jalur Sembalun (Jalur Selatan). Ia diduga terpeleset sehingga terjatuh ke dalam jurang pada hari minggu, 24 Agustus 2014, dan di temukan meninggal di jurang

Phannee Rojwitcha, perempuan asal Thailand pemilik pasport J933464 terpeleset dan terjatuh ke jurang sedalam 10 meter saat akan menuju Danau segara anak pada Sabtu, 25 Juli 2015 ,dan di temukan dalam keadaan meninggal.

Di lanjut mei 2016 Seorang pendaki perempuan asal Palembang, Sumatra Selatan, Ika (26 tahun) ditemukan meninggal dunia di kawasan air hangat gunung rinjani

Itu beberapa data yang berhasil kami telusuri , semoga artikel ini membuat kita lebih berhati hati ketika melakukan pendakian , CMIIW



(Refrensi : antara , tempo , wikipedia , kompasiana , national geograpic , media center  , )

(Foto : tugu yudha <gigigingseoul>)

Tuesday, June 21, 2016

Wisatawan Bencana , Sangat Menganggu

WISATAWAN BENCANA selalu ada dimana-mana

Banyaknya warga sekitar dan personal yang tak jelas dari komunitas relawan/sukarelawan yg menonton serta memfoto lokasi plus melakukan selfie di area Longsor Purworejo,berakibatn arus transportasi dan alur bantuan serta rotasi relawan/sukarelawan yang melakukan tugasnya dari dan ke TKP menjadi terganggu.

Kondisi terakhir Desa Donorati sore tadi, (20/6) Pencarian korban Longsor di Desa Donorati Bawah. Korban yg sudah ditemukan 13 jenazah

(Tri Sugiarto)

Monday, June 20, 2016

Banjir Bandang Dan Longsor Menerjang Sangihe - Sulawesi Utara

BREAKING NEWS : Awan duka kembali menyeliputi daerah kepulaian sangihe - manado - sulawesi utara
Selasa , 21 Juni 2016

SANGIHE -Akibat cuaca ekstrim ini daerah di kepulauan sangihe ini di landa banjir bandang dan tanah longsor.
Pengamatan hingga saat ini langit masih gelap dan hujan masih terus turun.
Tanda waspada maupun awas harus di tingkatkan.

Untuk data korban dan kerugian masih belum bida di pastikan

(Malalayang P)

Korban Longsor Kab Purworejo - Jateng , Bertambah 47 Orang Meninggal Dan 15 Hilang

Tim SAR gabungan terus melakukan pencarian korban hilang yang tertimbun longsor di Kabupaten Purworejo, Provinsi Jawa Tengah. Pada Senin (20/6/2016) sekitar pukul 09.00 hingga 12.00 Wib, Tim SAR gabungan menemukan lagi 4 korban dalam kondisi meninggal dunia. Tiga orang ditemukan di Desa Donorati Kecamatan Purworejo dan satu orang ditemukan di Desa Caok/Karangrejo, Kecamatan Loano. Dengan demikian total korban bencana banjir dan longsor di Jawa Tengah adalah 47 tewas dan 15 orang hilang.

Pencarian korban difokuskan di Desa Donorati yang diperkirakan masih ada 6 orang hilang dan di Desa Caok/Karangrejo ada 8 orang. Sementara itu di Desa Jelog Kecamatan Kaligesing masih ada satu orang hilang. Sekitar 250 personil Tim SAR gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Basarnas, PMI, Tagana, SKPD, NGO, relawan masyarakat mencari korban hilang di Desa Dorowati. Akses jalan yang sebelumnya tidak bisa dilalui, saat ini sudah diperbaiki sehingga 3 alat berat dapat membantu pencarian korban. Kondisi tanah labil dan potensi longsor susulan masih tinggi jika hujan di bagian hulu. Sedangkan di Desa Caok/Karangrejo tim SAR gabungan berjumlah sekitar 200 personil terus melakukan pencarian korban.

Kepala BNPB, Willem Rampangilei, bersama Bupati Purworejo, Ketua Komisi 8 DPR RI, dan pejabat BNPB di lokasi longsor di Purworejo untuk mendampingi BPBD dalam penanganan darurat. Operasi SAR ditetapkan hingga 7 hari ke depan (24/6/2016) sesuai ketentuan yang ada. Jika diperlukan masa pencarian dapat diperpanjang.

Daerah longsor yang terjadi di Purworejo, Kebumen dan Banjarnegara merupakan daerah rawan sedang hingga tinggi longsor. Adanya pemicu hujan lebat menyebabkan longsor terjadi dan menimbulkan korban jiwa. Perlu ada upaya mitigasi stuktural dan non struktural untuk melindungi masyarakat dari bahaya longsor. Ke depan penataan ruang yang berbasis peta rawan longsor perlu lebih ditegakkan dalam implementasinya untuk melindungi masyarakat dari longsor.

Masyarakat dihimbau untuk terus meningkatkan kesiapsiagaannya mengingat potensi banjir dan longsor masih tetap tinggi seiring dengan hujan lebat masih berpotensi tinggi.

(Humas BNPB )
(Foto : BPBD Purworejo)

Sunday, June 19, 2016

Berikut Laporan Bencana Kab Purworejo - Jateng

Desa Purbayan di kecamatan Kemiri: Empat rumah terkena longsor sementara akses jalan sempat terputus karena tertutup material longsoran.

Desa Wonosuko di kecamatan Kemiri: Longsor mengenai jalan dan balai desa setempat.

Desa Dusunteges di kecamatan Kemiri: Satu rumah terkena longsor.

Desa Rowobayem di kecamatan Kemiri: Tanggul sungai setinggi lima meter jebol mengakibatkan air masuk ke rumah warga. Ketinggian air mencapai 1,25 meter sehingga menyebabkan warga setempat sempat terisolir.

Desa Butuh kecamatan Butuh: Luapan air menggenangi jalan Purworej-Kebumen sehingga memacetkan arus lalu-lintas.

Desa Dlangu kecamatan Butuh: Luapan air dari sungai
Dlangu menggenangi jalan Purworejo-Kebumen sehingga jalan sempat terputus.

Desa Bedono Karangduwur di kecamatan Kemiri: Banjir

Desa Bedono Kluwung di kecamatan Kemiri: Banjir

Desa Tunggorono di kecamatan Kutoarjo: Akses jalan Kutoarjo-Kemiri sempat terputus karena tingginya genangan air. Seorang warga tewas.

Desa Brondong di kecamatan Bruno: Dua rumah terkena longsor.

Desa Plipiran di kecamatan Bruno: Longsor menimpa pemukiman warga, dua orang tewas.

Kawasan SMAN 7 Purworejo: Beberapa pohon tumbang.

Desa Wonosido di kecamatan Pituruh: Empat rumah warga terkena longsor.

Desa Tanjungrejo di kecamatan Bayan: Banjir setinggi satu meter.

Desa Pogung Kalangan di kecamatan Bayan: Banjir setinggi satu meter.

Desa Krandegan di kecamatan Bayan: Banjir setinggi satu meter, tanggul jebol.

Desa Kemiri Lor di kecamatan Kemiri: Banjir masuk ke pemukiman warga, ratusan warga dievakuasi.

Desa Kluwung di kecamatan Kemiri: Banjir masuk ke pemukiman warga, ratusan warga dievakuasi.

Desa Kemiri Kidul di kecamatan Kemiri: Banjir masuk ke pemukiman warga, ratusan warga dievakuasi.

Desa Rowobayan di kecamatan Kemiri: Banjir masuk ke pemukiman warga, ratusan warga dievakuasi.

Desa Kalimeneng di kecamatan Kemiri: Banjir masuk ke pemukiman warga, ratusan warga dievakuasi.

Desa Nampu Lor di kecamatan Purwodadi: Banjir

Desa Karanganyar di kecamatan Purwodadi: Banjir

Desa Gedangan di kecamatan Purwodadi: Banjir

Desa Bapangsari di kecamatan Bagelen: Banjir

Desa Sudimoro di kecamatan Purworejo: Rumah seorang warga rusak tertimpa pohon.

Desa Sambeng di kecamatan Bayan: Banjir, dua rumah warga rusak tertimpa pohon.

Desa Harjobinangun di kecamatan Grabag: Banjir, jembatan terputus.

Desa Pogungkalangan RT1/1 di kecamatan Kemiri: Banjir setinggi 1 meter, dua rumah warga rusak tertimpa pohon.

Desa Tepus wetan di kecamatan Kutoarjo: Banjir

Desa Wironatan di kecamatan Butuh: Tanggul di sungai Gebang di perbatasan Purworejo-Kebumen jebol, membuat air setinggi 1,5 meter menggenangi pemukiman warga.

Desa Wingko di kecamatan Ngombol: banjir.

Desa Katerban di kecamatan Kutoarjo: Kali Jali meluap, ratuwan warga dievakuasi ke Mako Brimob.

Desa Pacor di kecamatan Kutoarjo: Kali Jali meluap, ratuwan warga dievakuasi ke Mako Brimob.

Desa Tunggorono di kecamatan Kemiri: Seorang warga hanyut dan belum ditemukan.

Desa Banjarsari di kecamatan Kemiri: Sungai Bogowonto meluap menyebabkan banjir.

Desa Karangsari di kecamatan Kemiri: Sungai Bogowonto meluap menyebabkan banjir.

Desa Kebonsari di kecamatan Kemiri: Sungai Bogowonto meluap menyebabkan banjir.

Desa Watukuro di kecamatan Kemiri: Sungai Bogowonto meluap menyebabkan banjir.

Dusun Jambu di desa Dadirejo di kecamatan Bagelen: 130 rumah penduduk tergenang air setinggi sekitar 1 meter.

Dusun Jurangkah di desa Dadirejo di kecamatan Bagelen: Seorang rumah warga rusak terkena banjir, perahu karet diterjunkan untuk melakukan evakuasi.

Desa Bapangsari di Kecamatan Bagelen: Tanah Longsor.

Desa Pogungjurutengah di kecamatan Bayan: Air di sisi utara dan barat meluap.

Desa Kalitanjung di kecamatan Ngombol: Banjir melanda pemukiman 16 KK dan lahan pertanian seluas 6 Ha.

Desa Tangkisan di kecamatan Bayan: Banjir setinggi 2 meter di wilayah sepanjang kali Jali.

Desa Bayan di kecamatan Bayan: Banjir setinggi 2 meter di wilayah sepanjang kali Jali.

Desa wojo di kecamatan Bagelen: Banjir

Desa Soka di kecamatan Bagelen: Longsor, satu rumah rusak total.

Melaporkan Perkembangan Situasi hari Minggu tanggal tanggal 19 Juni 2016 pukul 06.00 WIB terkait Bencal Tanah Longsor pada hari Sabtu tanggal 18 Juni 2016 sekira pukul 14.30 WIB di Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara akibat hujan dengan intensitas tinggi antara lain sbb :

1. Kronolog kejadian :
a. Berdasarkan keterangan dari Tim Evakuasi malam tadi, menurut saksi Sdr. Sairan (Ketua RW) awal mula terjadinya longsor pertama di Dsn Wanarata RT 03/RW 10 Ds. Gumelem Kulon terjadi pada pukul 15.00 WIB, kemudian material longsoran dibersihkan oleh Sdr. WATO, SUDARNO, dan BAHRUDIN (Korban MD) selang 1 jam kemudian pada pukul 16.00 WIB setelah hujan reda terjadi longsoran susulan dari atas longsoran pertama dengan panjang longsoran 100 M (material berupa bebatuan) dan menimpa ketiga Korban MD tersebut serta beberapa masyarakat yang luka ringan.

b. Dukuh Wudu Rt 07/Rw 11 Ds. Gumelem Kulon Kronologi antara lain Hujan Turun sejak pukul 14.00 WIB saat itu Korban Tariwen,Titin dan Vina sedang berkumpul dirumah Tariwen kemudian kondisi mati lampu dan saat itu juga tebing diatas rumah Tariwen longsor dan menimpa ketiganya hingga mengakibatkan meninggal dunia dan menghancurkan rumah.

2. Tim BPBD Kab. Banjarnegara, TNI/Polri, PMI, TAGANA,BAGANA, Relawan serta masyarakat rencananya akan melaksanakan Evakuasi pada pukul 06.30 WIB.

3. Nama Korban :
a. WATO, 40 Th, Laki - laki, alamat Dukuh Wanarata Rt 03/Rw 10 Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara. (Meninggal Dunia ditemukn pukul 21.15 Wib).
b. SUDARNO, 40 Th, Laki - laki, alamat Dukuh Wanarata Rt 03/Rw 10 Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara (Meninggal Dunia ditemukan pukul 21.23 WIB)
c. A. BAHRUDIN, 40 Th, Laki - laki, alamat Dukuh Wanarata Rt 03/Rw 10 Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara.( Meninggal Dunia ditemukan pukul21.23 WIB)
d. TARIWEN, 45 Th, Perempuan, alamat Dukuh Wudu RT 07/11 Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara. (Meninggal Dunia ditemukan 20.30 WIB).
e. TITIN, 3 Th, Perempuan , alamat Dukuh Wudu RT 07/11 Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara. (Meninggal Dunia ditemukan Pukul 20.30 WIB).
f. VINA, 10Th Perempuan, Alamat  Dukuh Wudu RT 07/11 Ds. Gumelem Kulon Kec. Susukan Kab. Banjarnegara. ( Meninggal Dunia ditemukan pukul 20.30 WIB).
g. Korban luka : Sementara lk 5 orang di Dukuh Wanarata RT 03/10 belum dapat didata karena semua mengungsi akibat trauma.

4. Korban Pengungsian antara lain :
a. RW 11 antara lain ada 3 KK :
1) KK RASITO :
- KARTI, 40Th Perempuan (Istri).
- AL FAIDAH,15 Th Laki-laki (cucu).
2) KK TARKUM :
- SAYEM - Th Perempuan (Istri).
- SUBUH 6 Th Laki-laki (anak).
- FANI 1,5 Th Perempuan (anak).
3) KK TARIWEN (Korban MD) :
-WARYATI 19 Th Perempuan (anak).
- MUHAMAD PUTRA ARJUNA 8 Bulan Laki-laki (cucu).
- VINA 10 Th Perempuan (Cucu) (Meninggal Dunia).

b. RW 10 antara lain :
1) KK WATO (Korban MD) :
-. NURAINI 27 Th Perempuan (Istri).
- NABIL 8 Th Laki-laki (anak).
- HASAN 6 Th Laki-laki (anak).
- MASHUD 5 Th Laki-laki (anak).
2) KK Bahrudin (Korban MD) :
- Sariem 30 Th (Istri).
- Khairul Anam 14 Th (anak).
- Jusuf 10 Th (anak).
3) KK SUDARNO (Korban MD) :
- SOIMAH 35 Th (Istri).
- ROHMAN 21 Th (anak).
- MUFIDAH 19 Th (anak).
- RIKA 7 Th (Anak).

5. Kerugian Materiil :
a. Dsn Wanarata RT 03/Rw 10 Ds. Gumelem Kulon :
1) 1 Unit Rusak Ringan milik Sudarno (Korban MD).
b. Dsn Wudu RT 07/Rw 11 Ds. Gumelem Kulon :
1)  2 Unit Rumah Rusak Berat 100 % milik Tariwen (Korban MD) dan Tarkum
2) 1 Unit Rusak Ringan di Bagian dapur milik Sdr. Rasito.
c. RT 5/RW 1, 1 Unit Rumah tertimbun milik Sdr. Taswin (Tidak ada korban jiwa).
d. RT 01/RW 07, 1 Unit Rumah Roboh milik Sdri. Surati (tidak ada Korban Jiwa).

Demikian Dilaporkan

(Oi crisis center , BPBD purworejo)

Info Banjir Dan Longsor Jateng Selatan

Akibat hujan sejak tgl 18/6 2016 yang berakibat terjadi banjir dan longsor Khususnya di wil. Jateng di peroleh data (sementara) yang masuk sbb:

-- 24 orang MD dan sekitar 26 orang hilang dan sebagian dalam proses pencarian.
-- 16 kecamatan terendam banjir
-- puluhan rumah rusak dan ribuan lainnya terendam

banjir dan longsor dengan korban jiwa terbanyak terjadi di Kabupaten Purworejo
Longsor di Ds Karangrejo Kec. Loano Kab. Purworejo 5 orang tertimbun longsor dan 9 orang MD.

Longsor  di Ds Donorati Kec Purworejo 15 orang hilang.

Desa Sidomulyo Kec.Purworejo 1 MD dan 4 hilang,

Desa Pacekelan menyebabkan 1 orang MD

Desa Jelog Kec. Kaligesing 2 orang hilang. Puluhan rumah tertimbun longsor

Banjir S. Bogowonto di Ka. Purworejo menyebabkan 4 MD dan 2 hilang
Desa Meranti 2 MD, Desa Tangkisan 1 MD, Desa Bagelen 1 MD, Desa Berjan 1 hilang, dan Desa Bagelen 1 hilang akibat hanyut oleh banjir.

banjir di Desa Kretek Kecamatan Rowokele 1 orang hanyut

Longsor di Desa Sampang Kec. Sempor menyebabkan 3 rumah tertimbun longsor sehingga 6 orang tewas.

longsor di Desa Gumelem Kulon Kecamatan Susukan Banjarnegara 6 orang MD

(Tri Sugiarto)

Saturday, June 18, 2016

Jawa Timur Surga Para pendaki


Jawa timur memiliki kurang lebih 41 gunung yang tersebar dari kabupaten banyuwangi hingga kabupaten magetan .

1. GUNUNG SEMERU, MAHAMERU (3676 mdpl) Gunung Semeru terletak di lumajang

2. GUNUNG BROMO (2392 mdpl) Gunung Bromo berdekatan dengan gunung semeru

3. GUNUNG BATOK (2440 mdpl) Gunung Batok -Terletak berdekatan dengan Gunung Bromo, 

4. GUNUNG WIDODAREN (2614 mdpl) Gunung Widodaren - Berdekatan dengan letak Bromo juga.

5. GUNUNG AYAK-AYAK (Jalur ke Puncak Semeru)

6. GUNUNG ANJASMARA, ANJASMORO (2277 mdpl) Gunung Anjasmara,  terletak di Kabupaten Jombang, Kota Mojokerto, 

7. GUNUNG ARGOMAYANG (2198 mdpl) Gunung Argomayang, terletak diprovinsi Jawa Timur.

 8. GUNUNG ARJUNO (3339 mdpl) Gunung Arjuna terletak diperbatasan Mojokerto dan Malang.

9. GUNUNG WELIRANG (3156 mdpl)  gunung Arjuno terletak  di perbatasan Mojokerto dan Malang.

10. GUNUNG KEMBAR I (3037 mdpl) Gunung Kembar I terletak di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malng, dan Kabupaten Mojokerto.

11. GUNUNG KEMBAR II (3113 mdpl) Gunung Kembar II terletak di Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Malng, dan Kabupaten Mojokerto.

12. GUNUNG ARGOPURO (3088 mdpl) terletak di Kab.Jember.

 13. GUNUNG KAWI (2551 mdpl),terletak di kabupaten malang dan blitar

14. GUNUNG BUTAK (2868 mdpl)  terletak di Kabupaten Malang dan blitar Jawa Timur.

15. GUNUNG PENANGGUNGAN (1653 mdpl) terletak di mojokerto

 16. GUNUNG PANDAN (897 mdpl) Gunung Pandan terletak di tiga Kabupaten, diantaranya Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Mdiun, dan Kabupaten Tulungagung.

17. GUNUNG LAWU (3265 mdpl) Gunung yang terletak di dua Provinsi, Jawa Timur dan Jawa Tengah. 

18. GUNUNG KELUD (1731 mdpl)  berada di Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar dan Kabupaten Malang, Propinsi Jawa Timur

19. GUNUNG BALURAN (1247 mdpl) Gunung Baluran masuk dalam Kawasan Taman Nasional Baluran terletak di wilayah Banyuputih, Situbondo Jawa Timur.

 20. GUNUNG RINGGIT (1250 mdpl) Terletak di Bondowoso Jawa Timur,

21. PEGUNUNGAN WILIS (2563 mdpl) terletak di Kabupaten sepertiKediri, Tulungagung, Nganjuk, Madiun, Ponorogo, dan Trenggalek.

22. GUNUNG LAMONGAN (1671 mdpl) terletak di Desa Klakah Kabupaten Lumajang Jawa Timur. 

23. GUNUNG LIMO (668 mdpl) Gunung Limo, adalah Gunung kebanggaan milik Kota Pacitan.

24. GUNUNG IJEN, KAWAH IJEN (2386 mdpl) terletak di  Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso Provinsi Jawa Timur.

25. GUNUNG RAUNG (3332 mdpl) Gunung fenomenal ini berada di Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Jember.

26. GUNUNG KUKUSAN Gunung yang berawal dari suatu cerita rakyat Magetan JawaTimur.

27. GUNUNG GEDE (741 mdpl) Gunung yang terletak diareal pegunungan Arjuna, Welirang, Gunung Kembar.

28. GUNUNG SUKET (2950 mdpl)

29. GUNUNG BETIRI

30. GUNUNG MERANGAN (299 mdpl), terletak pada Kabupaten Sumenep Jawa Timur,

31. GUNUNG BAMUR, Madura Gunung ini terletak di Kabupaten Pamekasan.

32. GUNUNG BANGSERE, Madura Gunung ini terletak di Bangkalan Madura.

33. GUNUNG SAING Gunung yang terletak diareal Pegunungan Argopuro

34. GUNUNG PIRING Gunung yang terletak diareal Pegunungan Argopuro

35. GUNUNG KARANGSELA Gunung yang terletak diareal Pegunungan Argopuro

36. GUNUNG PINGGANG Gunung yang terletak diareal Pegunungan Argopuro

37. GUNUNG NGANCIK Gunung yang terletak di Mojosari

38. GUNUNG BUDHEG terletak di tulungagung.

39 GUNUNG PEGAT terletak di kabupaten blitar

40 GUNUNG PANDERMAN (2.045 Mdpl) terletak di kabupaten malang

41 GUNUNG PITRANG (2.573 Mdpl) terletak di kabupaten malang


Gunung tertinggi :

Gunung tertinggi di jawa timur yaitu gunung semeru yang terletakdi Koordinat8°6′28.8″LS,112°55′12″BT kabupaten lumajang dengan ketinggian 3676 Mdpl , dengan nama kawah jonggring saloka dan nama puncak mahameru

Pegunungan dengan puncak terbanyak :

pegunungan dengan puncak terbanyak di jawa timur yaitu pegunungan wilis terletak di Koordinat7°48′29″LS 111°45′29″BT / 7,808°LS 111,758°BT kabupaten kediri , berikut nama nama puncaknya
puncak. G. Cemorokandang2256 m,
puncak. G. Malang 1860 m,
puncak. G. Watubangil 2196 m, 
puncak. G. Obeng-obeng 1993 m,
puncak. G. Kendil 1887 m,
puncak. G. Argoklono1772 m.
Puncak. G. Jogopogo 2220 m,
puncak. G. Wilis Wilboz 2330 m,
puncak. G. Tapan sewelas 1283 m,
puncak. G. Mloloseketip 1270 m,
puncak. G. Lekerasu 1290 m,
puncak. G. Cumpleng1375 m.
Puncak. G. Bendo 1170 m,
puncak. G. Manyutan 1565 m,
puncak. G. Bulur 852 m,
puncak. G. Kayurubung 1518 m,
puncak. G. Kemamang, 1463 m,
puncak. G. Seklajar 1295 m.
Puncak. G. Dorowati 2207 m,
Puncak G. Merning 2204 m,
puncak. G. Argo Tawang2284 m,
puncak. G. Tugel 2174 m,
Puncak. G. Argo Kalang 2142 m,
Puncak. G. Wilis Zuid 1850 m,
Puncak. G. Wolan 1780 m,
Puncak. G. Dudha Karim 1894 m,
puncak. G. Jeding 1612 m,
Puncak. G. Tumpak Candu 1602 m,
puncak. G. Gayungan 1266 m,
puncak. G. Beser 1328 m,
puncak. G. Patuk Banteng 1630 m,
puncak. G. Wader Gandul 1405 m,
puncak. G. Banyon 1175 m,
puncak. G. Picis 1170 m,
puncak. G. Segogor 1181 m,
Puncak. G. Kemlandingan 1379 m.
Puncak. Ngrembes 1332 m,
puncak. G. Sangku 1890 m.
Puncak. G. Wilis Wilbur2104 m,
puncak. G. Ngesong 1888 m.
Masih banyak nama-nama puncak yang lainnya, namun nama gunung-gunung tersebut oleh masyarakat hanya dipanggil sebagai Gunung Wilis dan Gunung Liman saja.

Hutan penuh mistis :

Hutan lali djiwo (lupa diri) berada di kawasan UPTD tahura R Soerjo lereng gunung Arjuna Welirang , hutan mistik dimana banyak ditemui kejadian diluar nalar terjadi. Ada beberapa pantangan yang tidak boleh di langgar misal

1. Jangan memakai baju dominan merah
2. Jangan berangkat dengan jumlah ganjil
3. Jangan sesumbar dan mengampangkan.
4. Jangan merusak situs situs peninggalan Majapahit yang tersebar di G Arjuna.

Disuatu waktu kadang terdengar bunyi gamelan dikejauhan. 
Tetapi pemandangannya sangat indah, mungkin disini bisa menyegarkan jiwa sehingga melupakan beban jiwa yang lama terpendam untuk beberapa saat. Lali jiwo adalah Jiwa dibawa melupakan persoalan hidup.
Semua itu tergantung dari diri kita masing masing dan tetap Menghormati Kearifan lokal budaya setempat merupakan wujud peduli terhadap alam , manusia dan Tuhan
Mungkin pula hal tersebut di berlakukan oleh leluhur kita agar hutan tetap lestari agar kita dapat menikmatinya .

Alas Purwo,
alas yang memiliki luas sebesar 434 km. merupakan salah satu taman nasional terbesar di indonesia yang menampung ribuan flora dan fauna di pulau jawa. selain dikenal dengan cagar alam yang indah. Alas Purwo juga dikenal dengan hutan terangker dan menjadi misteri  yang tak terpecahkan hingga saat ini. penduduk setempat percaya bahwa ditempat ini tempat berkumpulnya jin seantero nusantara.
 Konon sejak sebelum masa penjajahan tidak ada satu orang manusia pun yang bisa pulang dengan selamat ketika memasuki Alas Purwo. bahkan manusia yang meninggal di tempat ini tidak bisa ditemukan jasadnya. bagi yang bisa keluar dengan selamat dari tempat ini maka akan mendapatkan musibah dan kecelakaan. karna mitos gaib yang melegenda, banyak orang datang kesini untuk menimba ilmu gaib dan bertapa disini. lebih dari 40 goa terdapat di tempat ini. dan hampir semuanya dihampiri orang untuk melakukan pertapaan.

Jalur Pendakian Terpanjang Sejawa :

Gunung argopuro atau Argopura (3.088 m.dpl), Terletak di Koordinat7°58′LS 113°34′BT / 7,97°LS 113,57°BT
Kabupaten Probolinggo Jawa Timur dan berada dalam pengawasan Sub BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) wilayah Jember. Gunung Argopuro merupakan gunung yang mempunyai jalur pendakian sekitar 40 KM menjadikan pendakian terpanjang diantara jalur gunung-gunung di Pulau Jawa lainnya serta Memiliki peninggalan bersejarah dari Zaman Prasejarah hingga masa pendudukan Jepang.

Jalur pendakian paling extreme :

Jalur pendakian paling extreme yaitu pendakian puncak sejati gunung raung dengan ketinggian 3344 Mdpl dengan koordinat lokasi (8˚07'32"LS dan 114˚02'48 BT) , awal perjalanan ke puncak sejati menyusuri pos pos pendakian gunung raung dan tiba di puncak Bendera 3154 Mdpl, tak jarang puncak ini juga dinamakan puncak Kalibaru sebagai mana jalur pendakian ini.
Di sini mulailah terpampang kegaranga puncak sejati raung. Jalur yang sangat memacu adrenalin dengan dibalut kanan-kiri jurang menganga. Di kejauhan juga tampak Puncak 17 yang berbentuk piramid, Puncak Tusuk Gigi yang terdiri dari susunan bebatuan yang lancip dan Triangulasi Puncak Sejati Raung. Dari sini jalur kepuncak sejati hanya terlihat samar.
Tantangan Puncak Sejati Gunung Raung 
Memang untuk menaklukkan Puncak Sejati Raung ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain:

Persiapan Alat : Tali Kern 30m, Carrabiner, Webbing, Harnezt, Ascender, Helm, Jumar, Tali prusik. Semua harus dalam keadaan baik.Skill Teknis : Anchoring, Ascending, Belaying, descending Rappeling, Moving together. Minimal dalam team harus ada yang menguasai sehingga bisa jadi leader buat teman-temannya.Motivasi Team : doa, keselamatan adalah utama, saling dukung dan saling melengkapi.Logistik Team : Makanan, air minum, alat tambahan: kamera, GPS

Gunung dengan Blue fire :

Gunung ijen  terletak di Koordinat8°03′29″LS 114°14′31″BT / 8,058°LS 114,242°BT kabupaten banyuwangi dan bondowoso , gunung Ijen terkenal dengan blue fire yang hanya bisa dilihat saat malam hari. Fenomena alam ini hanya ada 2 di dunia, Indonesia dan Islandia. Biasanya pengunjung akan memulai pendakian sekitar pukul 01.00 WIB untuk bisa menyaksikan nyala biru yang muncul di dasar dinding kawah.

Gunung dengan situs purbakala terbanyak :

Gunung penanggungan 1653 Mdpl ,terletak di Koordinat7°36′54″LS 112°37′12″BT / 7,615°LS 112,62°BT kabupaten mojokerto Jawa Timur, tim ekspedisi Universitas Surabaya berhasil mengidentifikasi 116 situs purbakala. Tim memperkirakan situs yang ada lebih banyak lagi karena banyak situs yang tertimbun longsor atau tertutup semak belukar sehingga belum ditemukan tim.
Gunung Arjuno 3339 Mdpl , terletak di Koordinat07°43′30″LU 112°35′0″BT / 7,725°LS 112,58333°BT kabupaten pasuruan jawa timur , jalur pendakian via tambak  watu purwodadi pasuruan terdapat beberapa situs peninggalan di antaranya
Goa ontobugo
Eyang abiyasa
Eyang sekutrem
Eyamg sakri
Eyang semar
Mahkutarama
Puncak sepilar
Candi manunggaling suci


Gunung dengan fasilitas memadai :

Gunung budeg dengan ketinggian sekitar 300 Mdpl terletak di kecamatan campurdarat selatan tulungagung jawa timur , gunung ini di kelola swadaya oleh masyarakat sekitar dan memiliki fasilitas cukup memadai di antaranyaPos perijinan pendakian.Parkir 24 jam.Camping  ground.Camping area top gunung budeg.Listrik.Air bersih.Wifi.Toilet.Rumah Pondok.Relawan.

Pendakian gunung budek lumayan untuk menguji tenaga , dari pos pendakian sampai puncak bisa di tempuh hanya 2 jam saja dan biasanya waktu malam minggu masyarakat sekitar melaksanakan ibadah subuh di puncak gunung budeg.



PERLU DI KETAHUI

Berikut Gunung dengan resiko tinggi :

Blank 75 gunung semeru adalah nama dari sebuah jurang sedalam 75 meter yang terletak di sebelah timur laut dari puncak Mahameru ,diluar jalur di sebelah kanan Arcopodo / Kelik ( dari arah puncak ) dan secara administratif TNBTS letaknya di blok Tawon Songo, dusun Pasrujambe, Kabupaten Lumajang. Gambaran medannya adalah lereng berpasir yang jalurnya putus ( blank ) karena dipisahkan oleh jurang yang dalamnya sekitar 275 – 100 m.

Gunung butak jalur pendakian sirahkencong kab Blitar , gunung ini tidak begitu terkenal namun juga berbahaya terutama bagi pendaki pemula , karena di sepanjang jalur tidak ada sumber air , sepanjang jalur tanjakan tanpa bonus dengan kemiringan sekitar 60˚  - 30 ˚  serta minimnya papan petunjuk , dengan kondisi hutan masih alamin dan di tambah jurang di sisi kanan dengan kedalaman sekitar 80 M , di sini pendaki akan benar benar di uji fisik dan fikiran.

Puncak gunung arjuno 3339 Mdpl atau biasa di sebut Ogal agil , merupakan sarang badai pembunuh , karena puncak terdiri dari batuan batuan andesit dan tanpa adanya vegetasi di sekitar membuat tempat ini sangat berbahaya khususnya di musim penghujan , sudah banyak korban berjatuhan di sini.

Puncak sejati gunung raung 3344 Mdpl , juga sarang badai pembunuh , kondisi puncak batu berpasir dan tanpa vegetasi  membuat tempat ini rawan dari ancaman badai dan longsor terutama musim penghujan.

Berikut tadi rangkuman tentang gunung di jawa timur ,jadilah pendaki bijak tetap hormati peraturan yang ada , hormati kearifan lokal budaya setempat dan  selalu belajar , ,matur suwun nggeh ,,,,lestari


(Refrensi : wikipedia , kompasiana , javapost NL , andi37, pecinta alam , merdeka , catatan harian keong , detik , bliad , jijihans )

(Foto : puncak arjuno <jelajah nusantara>)

Wednesday, June 15, 2016

Update SAR Gunung Semeru Jilid II , Survivor Di Perkirakan Masih Hidup

Open SAR Semeru beberapa hari Oleh 
- BASARNAS
- SAR SURABAYA
- PATAGA SURABAYA
- FKPA JATIM
- TEAM ADVANCE
- GIMBAL ALAS
- NATUPALA
- POTENSI RESCUE (warga sekitar , porter , penggiat alam ,dll)
- BNPB BATU
- BPBD LUMAJANG
- DIMPA MALANG
- MAPALASKA JOGJA
- WANADRI
- AGL (Anak Gunung Lawu)

Hanya menghasilkan jejak .. bivak .. dan.. barang-barang yg tertinggal di jalur pendakian lama (arcopodo 2).
dikarenakan survivor aktif dalam pergerakkan tehnik serta skill individual survival dan navigasi darat yg tertata dgn rapi.
survivor dinyatakan masih hidup dan terlacak adanya potensi signal seluler (handphone)

berikut info open SAR semeru di hari ke 15 pada : hari/tgl Rabu 15 juni 2016

Salam Lestari Kemanusiaan

( didiet)

Takut Di Penjara , Guide Wisata Batu Kembali Minta Lisensi

BLIAD_Puluhan anggota Batu Guide Community (BGC) kembali mendatangi DPRD, meminta kepastian pelaksanaan ujian memperoleh lisensi bagi para guide, yang kini sudah banyak lalu lalang di kota wisata itu.

Karena guide yang beroperasi tanpa lisensi bisa terkena razia Polisi Pariwisata bersama Himpunan Pramuwisata Indonesia. Bila tertangkap mereka bakal dikenakan denda Rp 50 juta dan atau penjara 5 bulan.

“Tahun lalu HPI Jawa Timur berencana melakukan razia di Kota Batu, saat ngomong ke saya, ya saya minta ditunda. Nah, tahun ini kayaknya akan razia, makanya kami minta pemerintah memfasilitasi itu,” ungkap Ketua BGC, Adilia Uya kepada MVoice, saat ditemui di Gedung Dewan, beberapa menit lalu.

Lelaki yang akrab disapa Uya ini mengaku sudah dijajikan sejak tahun lalu, namun hingga kini tidak ada niatan pemerintah memgakomodirnya. Karena itu mereka minta dukungan Dewan sebagai wakil rakyat, untuk memfasilitiasi pertemuan dengan eksekutif.

“Tadi ada dari Dinas Pariwisata, Dinsosnaker, BPM, dan Polisi Pariwisata. Mereka bisa merealisasikan kalau di PAK (perubahan anggaran keuangan, red) tahun ini dapat dana penyelenggaraan,” sambungnya.

Uya dan kawan-kawannya berharap pelaksanaan uji lisensi dapat dilaksanakan akhir tahun saat anggaran disetujui. Karena mereka tidak ingin terlalu lama bekerja tanpa lisensi, karena bisa merugikan diri sendiri.

(Sumber : M Voice)

Saat Terjadi Kebakaran , Apa Yang Harus Di Lakukan

Kebakaran paling mematikan terjadi di rumah ketika orang sedang tidur dan jika terbangun saat ada teriakan kebakaran, kita mungkin buta (gelap gulita), bingung dan tidak dapat menemukan jalan keluar rumah walau kita sudah tinggal di selama bertahun-tahun. Umumnya saat terbangun kita tidak punya waktu untuk melarikan diri, karena asap dan gas beracun akan membunuh kita.
Oleh karenanya saat terjadi kebakaran diupayakan keluar rumah sesegera mungkin, kalau memungkinkan kita tutupi badan kita dengan selimut tebal/handuk yang dibasahi dan kita terobos api. Jangan memikirkan harta benda lagi segera lari keluar rumah karena kita tidak akan memiliki waktu.
Masih banyak masyarakat yang berfikir keliru dalam upaya menyelamatkan diri dari kebakaran misalnya mereka masuk dan sembunyi di kamar mandi, dengan harapan tidak terbakar dan siap diguyur air saat mereka terbakar. INI SALAH besar karena asap yang muncul bersama api akan menyebabkan kita kekurangan oksigen, kita bisa lemas, pingsan dan selanjutnya bisa mati.
Mengingatkan saja bagi seluruh khalayak, bahwa :
(1) API ITU CEPAT, karena hanya ada sedikit waktu, kurang dari 30 detik, api kecil akan berubah menjadi kebakaran besar dan diluar kendali. Hanya membutuhkan waktu beberapa menit untuk asap hitam tebal untuk mengisi rumah atau untuk menghanguskan seluruh bangunan,
(2) API ITU PANAS, karena suhu kamar bisa 100 derajat di lantai dan naik menjadi 600 derajat pada ketinggian 1 meter . Panas ini dapat melelehkan pakaian dan kita bisa menghirup udara ini super panas akan menghanguskan paru-paru anda. Dalam lima menit, seluruh ruangan bisa menjadi sangat panas sehingga air di kamar mandi akan segera menguap.
(3) API ITU GELAP, pada awal mulanya api terang benderang dan dengan cepat menghasilkan asap hitam dan gelap gulita,
(4) API ITU MEMATIKAN, api akan menghisab oksigen dan menghasilkan asap/gas beracun yang mematikan. Bahkan sejumlah kecil dari asap dan gas beracun dapat membuat kita bingung, sesak napas dan mengantuk sehingga kita tertidur nyenyak.

Pesona Laguna Wedi Ombo - Jogjakarta

BLIAD_Laguna atau yang biasa disebut lagoon adalah air asin atau air laut yang terpisah dari tepi pantai karena suatu penghalang, bisa berupa pasir ataupun batu karang. Di Pantai Wediombo juga terdapat sebuah laguna yang sangan indah loh.
Pantai Wediombo merupakan salah satu destinasi wisata alam yang sangat direkomendasikan untuk Anda. Pantai ini terletak di Yogyakarta, lebih tepatnya yaitu di Desa Jepitu, Kecamatan Girisubo, Kabupaten Gunung Kidul. Pantai yang satu ini memiliki keindahan yang sangat luar biasa dan mempesona.
Laguna Yal-ku Mexico Jika anda pernah mendengar tentang Laguna yang terkenal dari Meksiko, Yal-ku, anda tidak perlu repot-repot datang jauh kesana, karena di pantai wediombo ini juga terdapat semacam laguna yang sangat diminati oleh para wisatawan yang berkunjung di pantai ini.
Kondisi pantainya sangat bersih sehingga menciptakan suasana yang nyaman dan menyejukkan. Nama pantai ini diambil dari bahasa Jawa, di mana artinya adalah pasir yang luas. Nama yang diberikan diambil karena kondisi pantai yang serupa yaitu memiliki pasir yang tampak luar terhampar sepanjang pesisir. Keindahan pantai ini akan semakin mempesona ketika Anda menikmatinya pada saat senja.

Di mana Anda dapat melihat pemandangan matahari terbenam, tentu jika kondisi mendukung. Oleh karena itu sangat disarankan bagi Anda untuk berkunjung ke pantai menjelang sore hari dan pada saat cuaca yang cerah.
Tidak hanya itu saja, pesona Pantai Wediombo lainnya yaitu para pengunjung dapat berselancar dengan ombak yang cukup besar. Bagi Anda yang memiliki hobi berselancar, pantai ini sangat cocok untuk Anda kunjungi. Selesai berselancar, Anda dapat menikmati suasana pantai dengan angin sepoi-sepoi. Pantai ini juga memiliki gugusan karang yang tampak menawan dengan bentuk uniknya. Karang tersebut menjorok ke laut sehingga menjadi salah satu tempat yang asyik untuk memancing.
Banyak orang yang memancing di pantai ini karena pada dasarnya ada banyak ikan yang hidup di kawasan tersebut. Beberapa ikan yang dapat ditemui antara lain yaitu ikan tenggiri, kerapu, ikan cucut dan lain sebagainya. Tidak hanya itu saja, pesona lain yang ditawarkan Pantai Wediombo yaitu adanya perbukitan di sekitar pantai. Anda dapat melihat perbukitan yang tampak hijau dengan tanaman yang tumbuh subur.
Bagi Anda yang suka berpetualang dan melakukan hiking, pantai yang satu ini cocok untuk Anda kunjungi. Ada banyak hal menarik yang dapat Anda lakukan dan temui di pantai yang terletak di kawasan Gunung Kidul ini. Jika Anda berkunjung ke Yogyakarta, pastikan Anda berkunjung ke pantai dengan hamparan pasir yang sangat luas ini.
Anda akan melihat hamparan pasir luas yang bertemu dengan bibir pantai dan karang, pemandangan yang ditawarkan sangat menawan. Pasir putihnya tidak hanya luas tetapi juga sangat terjaga, dihiasi pula oleh cangkang-cangkang yang semakin meninggalkan kesan natural.
Pantai Wediombo tidak berada jauh dari Pantai Siung dan pantai-pantai di Gunung Kidul lainnya. Anda dapat berkunjung ke pantai ini sekaligus berkunjung ke pantai-pantai lainnya seperti Pantai Siung, Pantai Kukup dan lain sebagainya. Lokasinya tidak terlalu berjauhan sehingga Anda tidak akan sulit untuk menemukannya. Perjalanan ke Gunung Kidul merupakan perjalanan yang sangat menyenangkan.
Anda juga dapat berkunjung ke pantai ini bersama orang-orang terkasih dan menikmati suasana yang ada. Untuk dapat ke pantai ini, Anda harus menuruni anak tangga yang cukup banyak dan melelahkan. Namun semua kelelahan yang Anda rasakan akan terbayarkan oleh pesona Pantai Wediombo yang menakjubkan.

PERINGATAN : Selalu jaga keselamatan anda , pastikan jika berkunjung ke laguna wedi ombo saat ombak surut , dan usahakan di dampingi warga sekitar , jangan lupa buang sampah pada tempatnya ,

(: Wisataku)
(: syiwaaaank)

Tuesday, June 14, 2016

Longsor Menutup area Perkemahan Danau Gunung 7 Kerinci

BLIAD _longsor terjadi di sekitar area danau gunung tujuh , danau tertinggi di asia tenggara yang terletak di Kabupaten KerinciJambi. tepatnya di Desa PelompekKecamatan Ayu Aro kab jambi , berada tepat di belakang Gunung Kerinci dan masih termasuk dalam wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat 

Menurut laporan longsor di perkirakan terjadi sekitar tanggal 9 juni 2016 , mengakibatkan camping groud area danau rusak berat tertutup material longsoran , sehingga tidak bisa untuk mendirikan tenda.

Hingga saat ini belum ada upaya membuka / membuat camping groud lagi di sekitar danau gunung tujuh . Untuk kawan kawan pendaki bisa memilih camping groud di sekitar Puncak Gunung Hulu Jujuhan (2.732 mdpl) ,

Konstruksi Jembatan Runtuh Menelan Korban

BLIAD_Selasa (14/06) pukul 16.12 wita Basarnas Kantor SAR Mataram menerima laporan dari Bapak Hamdi wartawan Lombok TV, bahwa telah terjadi kecelakaan pekerja konstruksi tertimbun jembatan runtuh di kecamatan Selong Kabupaten Lombok Timur. Kejadian ini diperkirakan terjadi sekitar pukul 15.00 wita.

Menindaklanjuti laporan tersebut Kepala Kantor SAR Mataram Nanang Sigit PH, S.IP, M.M langsung memerintahkan satu tim rescue Pos SAR Kayangan Lombok Timur ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.

Menurut Koordinator Pos SAR Kayangan Putu Arga Sujarwadi, S.H, saat ini 5 korban sudah berhasil dievakuasi dalam keadaan selamat dan dibawa ke RSU Selong, sementara 3 korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

Saat ini tim SAR gabungan yang terdiri dari Pos SAR Kayangan, TNI Koramil Lombok Timur, Polres Lombok Timur, BPBD Kabupaten Lombok Timur relawan SAR unit Lombok timur dan masyarakat masih melakukan pencarian dengan menggunakan alat berat karena diduga masih ada korban yang tertimbun di reruntuhan. (cak/hms)(SAR mataram)

Monday, June 13, 2016

Misteri Situs Batu Tangga Gunung Argopuro - Jawa Timur

BLIAD_Bagi masyarakat lereng pegunungan Argopuro bagian Situbondo, situs batu tangga (batu undakan) ini bukanlah sesuatu hal yang baru lagi, tapi bagi kawan pendaki Gunung Argopuro yang berasal dari luar daerah mungkin tidak akan disadari, bahwa selain Situs Rengganis – Argopuro masih ada rangkaian tempat-tempat purbakala bersejarah yang telah mereka lewatkan.

Cagar budaya yang dilindungi pemerintah ini terletak di Dusun Binong Desa Plalangan Kecamatan Sumbermalang atau berada di sebelah barat jalan raya utama sebelum rute pendakian Argopuro Jatim 3088 via Situbondo. Kalau kawan-kawan hendak melakukan pendaki dengan memilih jalur masuk melewati Desa Baderan, maka sekitar -+7 km sebelum sampai di kantor KSDA Hyang timur Baderan, kawan-kawan akan melewati situs batu bersejarah ini. Atau kalau kawan pendaki menggunakan jasa transportasi angkutan umum angkot maupun ojek merasa kebingungan dengan tempat ini bisa langsung bertanya dan meminta berhenti sejenak di tempat Situs Batu Tangga ini,  sembari mengambil dokumentasi dalam rangka rangkaian pra pendakian.

Situs Batu Tangga 

Banyak versi sejarah untuk situs batu tangga ini, bahwa batu ini digunakan sebagai tempat pemujaan pada era kejayaan Majapahit, dan versi lain mengatakan konon para nenek moyang membuat batu berbentuk undakan ini karena tepat dibagian atas pada area tersebut terdapat tempat untuk peristirahatan sejenak / petilasan para sesepuh sebelum melanjutkan ritual perjalanannya menuju singgasana kerajaan Dewi Rengganis. tapi apapun versinya yang jelas situs tersebut perlu selalu kita jaga dan lestarikan sebagai Cagar Budaya serta aset daerah yang tak ternilai harganya. dalam hal ini pemerintah juga telah serius menangani situs ini yaitu dengan menempatkan petugas yang secara khusus menangani, menjaga dan merawat situs  / cagar budaya tersebut.

namun sebenarnya tidak hanya ditempat itu terdapat petilasan-petilasan peninggalan jaman dulu, masih ada beberapa petilasan lain diantaranya adalah petilasan  Penyandaran terdapat di Desa Baderan yang setiap tahun ditempati ritual selamatan desa atau dalam bahasa setempat disebut dengan istilahKadisah.

(Khusus Ritual Tahunan Selamatan Desa Baderan dengan latar Pgunungan Argopuro akan dibahas pada kesempatan selanjutnya)

Adanya petilasan – petilasan atau tempat singgah tersebut sangat masuk akal karena rute perjalanan pada jaman dulu memang cukup jauh apalagi mengingat medan dari Besuki menuju Desa Baderan sampai Argopuro yang cukup sulit dan itu hanya dapat ditempuh dengan berjalan kaki, bahkan menurut cerita para orang-orang tua yang berada dilereng Argopuro, untuk berbelanja kebutuhan sandang pangan mereka harus meluangkan waktu khusus dari kampung menuju kota Besuki. Yaitu berangkat pada pukul 2 dini hari dan sampai di kota besuki pada pagi hari, berbelanja segala kebutuhan sampai siang hari kemudian pulang kembali ke kampung pada sore hari. Ini bukan tanpa alasan, karena menurut hemat mereka harus sampai pada pagi hari, saat itu barang-barang dipasar masih lengkap dan dapat terhindar dari terik panas matahari.

Akhirnya dengan masih adanya peninggalan cagar budaya, kita bisa belajar bahwa di masa lalu ada orang-orang hebat yang mungkin mereka telah terlebih dahulu berfikir tentang apa yang bisa mereka tinggalkan dan persembahkan terhadap anak cucu mereka, sehingga dikemudian hari para generasi masa depan dapat mengerti bahwa hidup itu tidak meninggalkan apa-apa kecuali Kenangan

(Argopuro)

Sunday, June 12, 2016

Tebing Gle Pulot Longsor Memutus Jalan Lintas Banda Aceh , Ratusan Kendaraan Terjebak

Menjelang salat asar terjadi longsor di Km 27 jalan lintas Banda Aceh-Melaboh, Minggu (12/6/2016). Akibatnya, ratusan kenderaan terjebak hingga masuk jadwal berbuka puasa.
Lokasi longsor berada di Tebing berbatuan Gle Pulot, Lhokseudu, Kecamatan Leupung, Kabupaten Aceh Besar longsor hingga menutupi badan jalan. Sehingga kenderaan baik roda dua maupun roda empat kedua arah tak dapat dilintasi.
Informasi yang diperoleh , ada satu unit mobil penumpang L300 dan satu sepeda motor yang nyaris tertimbun longsor. Dilaporkan, penumpang mobil L300 ada yang mengalami luka-luka.

(Habadaily)

Saturday, June 11, 2016

Hilang Di Gunung Semeru , Pendaki Swiss Jadikan Paspor Jaminan Sewa Alat Pendakian

BLIAD_Balai Besar TNBTS (Taman Nasional Bromo Tengger Semeru) kali ini dibuat sibuk dengan hilangnya pendaki asal Swiss bernama Lionel Du Creaux di Puncak Gunung Semeru.

Apalagi, pendaki yang hilang berstatus Warga Negara Asing (WNA) sehingga upaya pencarian melalui Open SAR selama tiga hari terakhir terus dilakukan. "Termasuk saat ini ada perwakilan Kedutaan Besar (Kedubes) Swiss di Indonesia yang mengirim perwakilannya dari Konsulat Kehormatan di Surabaya ke Posko SAR Ranupani.

Perwakilan Kedubes Swiss bernama Mr Christhoper ini, meminta penjelasan progres pencarian hingga saat ini," kata Ahmad Susjoto Kepala Bidang Pengelolaan Wilayah II TNBTS di Lumajang kepada Sentral FM, Sabtu (11/6/2016). Selain itu, kata Ahmad, Christhoper juga meminta penjelasan kronologis pendakian hingga hilangnya Lionel Du Creaux yang dilaporkan melakukan ekspedisi secara illegal ke puncak Gunung Semeru bersama Alice Guignard dari Perancis. "Ini yang menjadikan kita sibuk, karena pendakiannya dilakukan secara illegal.

Mereka mendaki dari Ranupani tanpa melapor, melakukan registrasi dan bahkan membeli tiket. Padahal sesuai regulasi, pendaki yang akan melakukan ekspedisi harus melapor dan registrasi, sekaligus membeli tiket," kata dia. Selain itu, sesuai regulasi pendaki juga harus melengkapi diri dengan keterangan sehat. Dan sebelum melakukan pendakian, mereka juga harus mengikuti briefing yang diberikan petugas Resort TNBTS Ranupani untuk memberikna penjelasan sekaligus aturan pendakian yang wajib dipatuhi. "Salah-satunya adalah pendakian hanya diperbolehkan sampai titik Kalimati saja.

Nah dalam kasus Lionel Du Creaux dan Alice Guignard ini, selain tidak melapor, registrasi dan membeli tiket, ia bersama Alice Guignard juga melanggar batas pendakian. Sehingga pelanggarannya banyak.

Keduanya sama-sama melakukan banyak pelanggaran," ujarnya. Menurut Ahmad Susjoto, pendaki asal Swiss dan Perancis ini mendaki mulai pukul 07.00 WIB pada Jumat (3/6/2016), padahal Pos Resort TNBTS Ranupani baru dibuka pukul 08.00 WIB. "Dari keterangan yang disampaikan Alice Guignard, mereka datang ke Ranupani melalui Malang lewat jalur tumpang setelah sebelumnya menginapo di Hotel Merbabu.

Mereka datang ke Indonesia melalui Yogyakarta hingga akhirnya ke Semeru ini," kata dia. Menariknya, kepada pihak TNBTS saat ditemui bersama Christopher, perwakilan Kedubes Swiss di Indonesia, Alice Guignard juga menyebutkan jika dirinya bertemu dengan Lionel Du Creaux saat melakukan perjalanan wisata di Thailand sebelum berkunjung ke Indonesia. "Alice bertemu dengan Lionel di Thailand. Alice memang berniat ke Semeru dan telah membawa perbekalan mendaki. Sedangkan Lionel tidak berniat ke Semeru, hingga ia tidak membawa perlengkapan untuk mendaki,� kata dia. Namun, Lionel ngotot ingin mengikuti Alice untuk ke Semeru. Setelah tiba di Malang dan menginap di Hotel Merbabu, ia mencapai tempat persewaan alat pendakian. Bahkan, paspor milik Lionel dijadikan sebagai jaminan untuk persewaan alat mendaki. "Mereka pun datang ke Ranupani untuk melakukan ekspedisi pendakian ke Puncak Gunung Semeru. Bisa dikatakan Lionel tidak berniat mendaki, namun ia mengikuti Alice yang ingin mendaki Gunung Semeru," kata Ahmad Susjoto.

(SentralFM)
(Foto : Alice Guignard , Christopher )

Akibat Demam Selfie Taman Waduk Sidodadi - Banyuwangi - Jawa Timur , Rusak

BLIAD_Taman wisata Waduk Sidodadi yang berada di Kebun Kalirejo, PTPN XII, Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, kini menjadi lokasi wisata yang ramai dikunjungi warga. Sayang, pengunjung belum bisa mematuhi dan menjaga fasilitas yang ada di lokasi tersebut.

Salah satunya, taman bunga yang berada di sisi timur waduk. Keindahan taman yang berisi bunga beraneka warna itu terganggu karena banyak tanaman yang rusak akibat tangan jahil pengunjung. “Banyak pengunjung yang foto di taman,” terang Ali, 35, salah satu petugas wisata Waduk Sidodadi.

Para pengunjung yang foto di sekitar taman bunga itu, terang dia, banyak yang mengambil bunganya. Selain itu, mereka juga menginjak-injak tanaman bunga tersebut. “Kita sudah ingatkan, tapi tetap saja,” katanya.

Salah satu pengunjung, Bagus Herdiansyah, 19, asal Desa/Kecamatan Rogojampi, mengaku mengetahui ada taman bunga itu dari jejaring sosial dan foto teman-temannya yang disebar di internet. “Kok beda dengan yang ada di foto.  Ini seperti sudah rusak,” ujarnya.
(📷 radar)
(📍 Glenmore B)

Nelayan Meninggal Tersangkut Pancing Di Pantai Mangga Tasik - Manado - Sulawesi

BLIAD_Seorang pria bernama Zeth Surati (38), warga Perum Alandro Kelurahan Malalayang Satu, Kecamatan Malalayang, ditemukan tewas di dasar laut. Nelayan yang dikenal penyelam yang sangat tahan itu ditemukan tewas tersangkut dikarang yang ada didasar laut. Saat ditemukan, kaki korban terlilit tali pancing bersama seekor ikan besar buruannya. Korban sendiri ditemukan dilokasi pantai Manga Tasik, Kecamatan Tombariri, Jumat (10/6) kemarin, sekitar Pukul 11.00 WITA.
Berdasarkan informasi yang disampaikan oleh beberapa kerabat korban, pria yang dikenal sangat tahan saat menyelam tersebut, diketahui pergi bersama temannya bernama Gustap, Kamis (09/6) sekitar Pukul 16.00 WITA, untuk berburu ikan dengan menggunakan jubi. Saat tiba dilokasi yang dimaksud, ayah dari dua orang anak ini langsung turun menyelam dan membuahkan hasil.
Sekali menjubi, sasaran langsung dapat, dimana jubi yang dilepas langsung bersarang ditubuh ikan berukuran besar. Namun sialnya, hewan itu melakukan perlawanan dengan menyeret korban hingga dibagian karang. "Ikan itu baputar terus dipinggir karang, sampe tali nilon sotalingkar dibagian paha korban," ungkap Gustap.
Karena pelawanan hewan itu cukup kuat, nelayan tersebut terpojok disamping karang hingga kehabisan oksigen dan meninggal dunia. Gustap yang berada diatas perahu, tidak bisa berbuat apa-apa. Dengan keterbatasan tubuh yang tangannya cacat itu tidak berani menolong korban yang berada dikedalaman sekitar 17 meter dan berjarak sekitar 100 meter dari bibir pantai.
Gustap hanya bisa keluar dari bibir pantai dan berjalan menuju jalan utama untuk mencari pertolongan, namun sayangnya, setiap kendaraan yang dicegatnya, tidak ada yang berani berhenti karena saat itu sudah mulai gelap. Meski demikian, Gustap terus bersabar menunggu hingga pagi harinya. Dan saat pagi tiba, keluarga dan kerabat korban langsung melakukan pencarian.
Alhasil, Beberapa saat kemudian, Mikael dan Opin, bersama dua warga desa setempat langsung mengevakuasi tubuh korban dan selanjutnya dibawa keruang Pemulasaran RSUP Kandou Manado.

(manado expres)

Friday, June 10, 2016

Fenomena Gempa Bumi Dan Gelombang Laut Pasang Saat Ini

BLIAD_Selama 10 hari terakhir wilayah Indonesia telah diguncang 3 peristiwa gempabumi signifikan yang menimbulkan kerusakan. Pertama adalah gempabumi yang mengguncang wilayah Sumatera barat dan Bengkulu M 6,5 pada 2 Juni 2016. Gempabumi ini merusak lebih dari 2.000 bangunan rumah.

Kedua, adalah gempabumi dengan hiposenter di Lempeng Laut Maluku dengan kekuatan M 6,4 yang mengguncang Maluku Utara dan Manado pada 8 Juni 2016. Gempabumi ini dilaporkan merusak lebih dari 35 rumah di Pulau Mayau dan Tifure, Maluku Utara.

Dan ketiga, adalah gempabumi  Samudera Hindia berkekuatan M 6,0 di luar zona subduksi selatan Lombok pada 9 Juni 2016, yang mengguncang Bali, Lombok, Sumbawa dan sebagian Jawa Timur. Gempabumi ini dilaporkan menimbulkan kerusakan ringan pada beberapa bangunan rumah di Lombok.

PATUT BERSYUKUR
Meningkatnya aktivitas seismik di wilayah Indonesia akhir-akhir ini menjadikan beberapa warga merasa resah dan kemudian melontarkan kepada BMKG: Apakah beberapa gempabumi kuat yang terjadi akhir-akhir ini merupakan pertanda akan ada peristiwa gempabumi yang lebih kuat lagi? Tentu saja setiap gempabumi yang terjadi belum tentu menjadi pertanda akan terjadi gempabumi besar.

Beberapa peristiwa gempabumi signifikan tersebut di atas terjadi pada zona gempabumi yang berbeda. Sementara setiap zona seismogenik memiliki medan tegangan dan karakteristik sendiri-sendiri yang belum tentu terkait satu sama lain. Sehingga ketiga peristiwa gempabumi yang terjadinya secara hampir bersamaan tersebut hanya kebetulan saja, artinya selain berjauhan,  medan tegangan di zona gempa pada masing lokasi tersebut memang sudah mencapai maksimum, hingga kemudian terjadi pelepasan energi stress berupa deformasi batuan yang dimanifestasikan sebagai peristiwa gempabumi.

Seluruh masyarakat yang tinggal di zona aktif gempabumi agar memahami bahwa peristiwa gempabumi adalah proses pelepasan tegangan di kulit Bumi, sehingga kita patut bersyukur jika terjadi gempabumi dan tidak timbul korban karena medan tegangan yang terakumulasi di daerah tersebut menjadi berkurang atau bahkan habis.

GELOMBANG TINGGI
Selain kekhawatiran akan terjadinya gempabumi kuat, masyarakat khususnya di pesisir selatan Pulau Jawa saat ini merasa resah karena adanya aktivitas gelombang laut yang tinggi. Fenomena terjadinya gelombang tinggi yang terjadi di Samudera Hindia saat ini tidak ada hubungannya dengan peristiwa tsunami. Ini adalah jawaban dari isu yang beredar dan disebarkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab.

Menurut BMKG fenomena gelombang tinggi yang terjadi akhir-akhir ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti: dinamika pasang surut, munculnya anomali positif tinggi muka air laut di wilayah Indonesia, serta terjadinya fenomena penjalaran alun (swell) akibat munculnya pusat tekanan tinggi  di sebelah baratdaya  Australia.

Memang, dengan kondisi gelombang laut yang tinggi seperti saat ini,  masyarakat di pesisir barat Sumatera, selatan Jawa, Bali, NTB dan NTT dihimbau agar selalu waspada. Namun demikian kami tegaskan bahwa fenomena gelombang laut tinggi yang terjadi tidak ada kaitan/hubungannya dengan peristiwa tsunami.

Wilayah kita memang aktif gempabumi karena terletak di zona tumbukan tiga lempang utama dunia. Sehingga tingginya aktivitas gempabumi di wilayah Indonesia merupakan hal biasa dan wajar.

Selain itu posisi wilayah Indonesia yang terletak di antara benua Auatralia dan Asia dan diantara Samudera Pasifik dan Samudera Hindia tentu memiliki karakteristik cuaca dan iklim yang khas, termasuk kondisi ekstrim terkait meteo-oseanografi seperti gelombang tinggi yang sedang berlangsung saat ini. Semua peristiwa alam diatas adalah fenomena alam biasa yang sedang berlangsung dan akan berakhir dengan sendirinya. Ini kesempatan kita untuk belajar memahami alam sekitar, sehingga tidak perlu takut dan khawatir berlebihan jika terjadi lagi di kemudian hari.***

DARYONO
Kepala Bidang Mitigasi Gempabumi dan Tsunami BMKG
Twitter: @daryonobmkg

Seorang Pendaki Cidera Di Gunung Sindoro Malah Di Tinggal Rombongan Pulang , Jiwa Korsa Pendaki Mulai Hilang

BLIAD_Nyuwun ngapunten sedulurku, bukan bermaksud provokasi tetapi hanya berbagi pengalaman supaya bisa dijadikan pelajaran...

"H-1 ramadhan main ke sindoro dengan teman2 dr Magelang sementara saya dr Gunungkidul sendiri" menurut keterangan selandro Naendra. Ada kejadian cowok kena engkel berjalan turun dari puncak, dia jalan jongkok pake tangan (turun dari puncak sindoro bisa dibayangkan) sambil kaki kanannya yang kena ankle diangkat. Dia rumahnya wonosobo.

Yang aneh adalah dia tidak turun bareng rombongannya, tp turun bareng rombongan lain dr Gunkid (kebetulan saya ketemu teman sekabupaten), temen rombongan ndaki nya ninggal dia. Setelah dicari info dan si cowok td dijemput tim sar, tim sar cerita kalau temannya semua sudah sampe bawah ninggal dia sendiri di dalam tenda pos 2 dan bahkan beberapa ada yang sudah pulang sampai rumahnya.

Tidak ada yang menemani korban di atas (berdasarkan informasi yg sy dapat). " Sekarang naik gunung itu kalau dipikir untuk apa nggih kalau faktanya spt itu? Saya sama teman serombongan sampai ngedumel sendiri dengar critanya pas ketemu tim sar " menurut keterangan selando naendra

"Kalau dipikir kadang jadi bikin males mau nanjak lagi pengen vaccum, tp kalau sampe rumah nggak nanjak sebentar kaki dah gatal pengen kabur aja dr rumah hahaha" tutur Selandro naendra.

Semoga kawan2ku di sini tidak seperti itu, kalaupun ada yg pernah spt contoh di atas semoga insyaf dan bisa berubah jd lebih baik insha Allah, termasuk saya sendiri

(selando naendra)